Oleh: loekman_gagah | Maret 1, 2010

Aku Siap Pergi

Aku siap pergi jika kau menginginkannya, kadang aku sudah merasa cukup bosan menanti waktu kapan hatimu tersedia untukku, harapan memang selalu ada bagi orang yang masih merasa hidup, tapi pertanyaan terbesarku pantaskah atau bisakah aku menanti saat-saat itu, sesuatu yang apakah mungkin atau tak mungkin terjadi.

Benar-benar sebuah penyiksaan yang paling kejam….tak ada janji, tak ada harapan, tak ada apa-apa.

Jujur, aku hanya menanti sebuah keberuntungan dari suatu keajaiban yang dapat mempertemukan hati kita. Karena sampai saat ini kamu masih yang terindah.

Terkadang aku malu melihat diri, ketika setengah hati aku berputus asa, hati ini menangis.

Sudah lama tak kulihat lagi wajahmu, ketika lamunan ini tersentak mendengar kabar kehadiranmu di kota ini lagi.

Aku sadar, hidup harus terus berjalan, dengan ataupun tanpamu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: